Share:

Nayli Agustina P

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh,,, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cerita tentang Amizing Momen semasa kehamilan saya, sebelumnya saya tidak pernah mengira tentang kehamilan anak saya yang kedua ini, karena setelah saya melahirkan anak yang pertama saya dan suami sepakat untuk memakai alat kontrasepsi agar jarak antara anak pertama dengan yang kedua tidak terlalu dekat, selain itu masih ada banyak cita cita dan keinginan yang ingin dicapai setelah melahirkan anak yang pertama, ingin memiliki usaha sendiri, ingin memiliki rumah idaman, ingin kendaraan yang lebih layak bahkan ingin naik hajji. setelah berjalan selama lima taun saya merasa males untuk melakukan suntik kb dan memiliki pikiran takut rahim saya akan kering nantinya jika menggunakan alat kontrasepsi secara berkelanjutan disitulah Allah langsung memberikan rizki yang tidak saya duga dan tidak saya kira, saya merasa pusing dan tensi badan sekita menjadi panas, suamiku kebingunan dan dia berfikir penyakit apa yang sedang dialami oleh saya, saya dibawak berobat kemana mana sampek opname di suatu klinik di daerah rumah. hari demi hari terus berjalan dan rasa itu masih ada pada diri saya ditambah saya menjadi orang yang tidak memiliki tenaga, males mau ini dan itu, akhirnya saya mintak tolong untuk dibelikan tespeck ( alat yang digunakan untuk mengetahui kehamilan) ternyta setelah alat tersebut saya masukkan ke dalam air urin saya garis garis merah terus dan terus berkembang hingga pada akhirnya menjadi garis tanda dua silang alias positif hamil, saya menangis terharu dan sebagainya, kemudian saya menemui suami di ruang tengah dan membawak alat tersebut dan menunjukkannya sambil saya mengeluarkan air mata, dan suami saya berkata tidak usah menangis bersyukur kepada Allah karena kita dipercaya oleh Allah untuk menerima amanah atau titipan darinya, kita jalani amanah ini dan yakin Allah akan selalu bersama kita. suami berkata seperti itu. selama masa kehamilan 3 bulan saya merasa lemah tambah kurus dan lain sebagainya baru memasuki usia kandungan empat bulan setelah kami mengundang tetangga dan para kiai untuk memohon kepada Allah agar janin yang ada dalam rahim saya dijadikan anak yang bermanfaat tentunya, disitulah saya mulai merasa kembali sehat makan enak dan kembali beraktifitas kembali setelah masa kandungan saya memasuki usia enam bulan bertepatan dengan bulan suci ramadhan saya mintak izin kepada suami untuk berpuasa romadhon, suami sebenarnya tidak mengizinkan namun saya maksa agar tetap berpuasa karena saya ingin merasakan indahnya berpuasa dibulan suci ramadhan akhirnya suami mengiyakan dan saya berpuasa dari tanggal satu ramadhan sampai tanggal 15 ramadhan setelah itu saya tidak berpuasa lagi karena kondisi badan saya menjadi panas lemes pusing dan sebagainya, saya sakit dan suami saya kembali dilanda kebingungan dengan kondisi saya saat itu ditambah saya hamil dan tidak mau makan, saya dibawak berobat kemana mana dari dokter umum sampek dokter kandungan dan pada kahirnya saya kembali opname di klinik biasa saya berobat, setelah empat hari saya merasa enakan saya diperbolehkan pulang dari klinik tersebut, alhasil setelah dirumah kondisi tubuh saya masih tetap tidak ada perubahan sampek mau mendekati idul fitri 1441H, pada malam itu suami saya mencoba pergi ke kiai untuk dimintakan doa agar penyakit yang di derita istri bisa diangkat oleh Allah katanya. ternyata benar setelah suami saya datang dari rumah kiai tersebut dan saya meminum air yang diberikan oleh kiai itu kepada saya, saya merasa enak ada peningkatan kesembuhan yang luar biasa, sampek saat ini saya sudah enak, setelah masa itu saya lewati ada getaran, ada gerakan dalam rahim saya, saya merasa senang dan rasa sakit yang pernah saya alami menjadi hilang sekita dengan adanya gerakan gerakan tersebut, setiap selesai sholat berjamaah dimasjid suami saya selalu mengelus elus perut saya dan membaca doa doa yang telah diajarkan oleh nabi dengan harapan janin yang saya kandung dijadikan anak yang sholeh, setelah itu saya periksa ke dokter kandungan sambil USG alhamdulillah janin yang saya kandungan sehat dan berjenis kelamin laki laki versi dokter, dari itu suami dan saya sudah mencari calon nama yang tepat dan bagus untuk anak yang akan saya lahirkan nantinya. mungkin hanya ini cerita pengalaman Momen masa kehamilan saya semoga nantik pada saat saya melahirkan dilancarkan oleh Allah SWT dan semoga cerita saya ini menjadi salah satu pemenang dari program ini. akhir kata wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh. #SweetyAmazingMoment