Share:

WIDIA NINGSIH

Saat ini aku sedang hamil anak ketiga, awalnya aku merasa sangat takut, selain masih dimasa pandemi tapi juga karena anak keduaku berusia masih kurang dari dua tahun. Aku memang tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun setelah anak keduaku,  karena pengalaman anak pertama, berat badanku naik 25kg.  Aku dan suami merasa sudah sangat berhati-hati, sampai akhirnya aku terlambat datang bulan, awalnya aku pikir wajar,  karena sebelumnya aku juga pernh mengalaminya,  tapi aku merasa ada yang aneh, aku sering mengantuk. Akupun juga sempat beli obat terlambat datang bulan yang ada diiklan TV,  3 hari aku minum tidak ada tanda-tanda akan datang bulan, aku hentikan meminumnya,  sampai akhirnya aku nitip suami untuk beli tespek, dan... Benar saja aku hamil... Rasanya waktu itu benar-benar campur aduk. Takut? Pasti. Anak keduaku masih kurang dari dua tahun,  dan tentunya dalam keadaan hamil aku juga masih memberi asi dan sempat menjalankan puasa sunah dibulan rajab waktu itu. Alhamdulillah... Aku mempunyai keluarga yang baik dan pengertian, semua mendukungku meski awalnya kaget. Yang kami percaya, setiap anak yang lahir ke dunia sudah membawa rezekinya masing-masing, dan tentunya mungkin Allah percaya pada kami. Kami memang ingin punya 3 anak,  tapi rencananya di usia 35 tahun,  ternyata Allah berkehendak lain.
Saat hamil trimester kedua ini,  memang berat mendidik anak diusia tk dan batita, untung saja ada popok @sweetycareid yang selalu menemani, jadi aktivitas si adek juga tidak terganggu, dan aku sudah jatuh cinta banget sama popok @sweetycareid , dari anak pertama kami. Itupun setelah gonta ganti produk yang ujung-ujungnya iritasi sich,  akhirnya ketemulah sweety. 
Sekarang, yang terpenting selalu berpikir positif dan jaga kesehatan, serta anak yang akan lahir ini semoga kelak menjadi anak yang sholih/sholihah. Amiinnn